Di antara semua pasar keuangan, pasar forex menyediakan beberapa peluang terbaik untuk mendapatkan keuntungan. Ini adalah pasar besar dan global di mana Anda dapat berdagang selama 24 jam. Ini bisa menguntungkan bahkan untuk pemula. Namun, ini tidak berarti bahwa setiap trader forex bisa sukses. Beberapa hal membuat trader lebih sukses. Ini adalah kemampuan riset dan analisis Anda, naluri, dan waktu perdagangan.

Waktu adalah faktor penting saat berdagang di trading forex. Waktu yang tepat membantu Anda menjalankan ide dan strategi dengan cara yang baik.

Berdasarkan kerangka waktu, trader forex secara luas dapat diklasifikasikan menjadi tiga kategori utama: day trader, swing trader, dan position trader. Baca tentang kategori-kategori ini dan putuskan jenis trader mana Anda dan yang mana Anda seharusnya.

1. Trader Harian

Seorang day trader sering melakukan perdagangan dengan volume tinggi dalam jangka waktu intraday. Sejumlah besar pedagang termasuk dalam tipe ini. Pedagang ini jarang memegang apa pun di tangan mereka di penghujung hari. Ini berarti perdagangan mereka tidak akan terkena berita negatif yang datang setelah penutupan dan sebelum pembukaan pasar pada hari berikutnya.

Dalam hal ini, setiap hari Anda harus membidik tingkat perputaran cepat pada banyak perdagangan Anda. Umumnya, Anda membidik 10-100 kali ukuran transaksi normal. Dengan ini, Anda dapat menargetkan keuntungan yang tinggi. Untuk ini, Anda harus membidik kerangka waktu yang singkat seperti periode 1 menit, 10 menit, atau 15 menit. Untuk menjadi day trader yang sukses, Anda harus beradaptasi dengan perubahan harga yang cepat. Juga, Anda harus menjadi ahli dalam teknik karena para pedagang ini lebih mengandalkan pola perdagangan teknis. Sebagai pedagang jangka pendek, Anda harus mencari peluang cepat.

Sebagai pedagang harian, Anda harus mencari pasangan mata uang yang mudah berubah. Misalnya, salah satu pasangan mata uang yang paling fluktuatif adalah GBP/JPY. Rata-rata, pasangan ini berkisar setinggi 100 pips (persentase dalam poin atau harga titik bunga) dalam satu jam. Di sisi lain, pasangan mata uang Euro/USD hanya menunjukkan kisaran 10-20 pip dalam satu jam. Pasangan mata uang sebelumnya adalah yang terbaik bagi pedagang hari jangka pendek untuk berdagang.

2. Swing Trader

Tidak seperti day trader, swing trader menahan perdagangannya untuk hari yang lebih lama mengharapkan giliran di pasar. Seperti halnya pedagang harian, pedagang ini juga mengandalkan pola perdagangan teknis daripada analisis fundamental. Namun, mereka harus diberitahu tentang berita apa pun yang dapat memicu volatilitas di pasar forex.

Sebagai pedagang ayunan, Anda tidak perlu panik dengan setiap pip dalam perdagangan Anda seperti pedagang harian. Jadi, tidak perlu terlalu waspada. tetapi ketika datang ke analisis grafik, Anda harus memiliki mata yang kuat untuk detail kecil. Sebagai seorang swing trader, kemungkinan besar Anda harus berdagang dalam pasangan mata uang yang lebih likuid seperti GBP/USD.

3. Posisi Trader

Pedagang ini menahan perdagangan mereka untuk jangka waktu yang lebih lama mulai dari beberapa minggu hingga bulan hingga tahun. Tidak seperti day trader dan swing trader yang disebutkan di atas, trader jangka panjang ini melihat kinerja trader mereka dalam kerangka waktu yang lebih berkelanjutan. Fluktuasi harga jangka pendek tidak mempengaruhi mereka karena mereka mencari keuntungan yang lebih tinggi selama periode tersebut.

Sebagai trader posisi, Anda harus cukup sabar karena uang Anda mungkin akan diblokir selama beberapa bulan. Selanjutnya, Anda harus menjadi ahli dalam keterampilan analitis tingkat lanjut. Anda harus mengetahui model dan peluang fundamental dan harus mematuhinya. Sebelum berdagang, Anda harus menganalisis berbagai model ekonomi, pengumuman mendatang yang diharapkan dari pemerintah, dan suku bunga. Dengan begitu banyak pertimbangan, Anda dapat berdagang di salah satu mata uang likuid utama termasuk mata uang G7 dan mata uang pasar berkembang lainnya.

Faktor yang Perlu Dipertimbangkan untuk Trading Forex yang Menguntungkan

Ketika berbicara tentang trading forex, memilih kerangka satu kali saja tidak cukup. Anda perlu melihat beberapa faktor berbeda untuk perdagangan yang menguntungkan. Berikut adalah beberapa faktor dasar yang perlu dipertimbangkan yang dapat memengaruhi perdagangan Anda.

Manfaat

Leverage adalah salah satu alat terbaik yang harus digunakan oleh day trader untuk memanfaatkan peluang yang diberikan. Anda harus selalu mengetahui seberapa besar risiko yang dapat Anda tanggung sebelum melakukan transaksi apa pun. Sebagai pedagang harian, Anda dapat memanfaatkan investasi awal Anda hingga 100 kali dan berdagang di pasar.

Demikian pula, seorang pedagang ayunan juga dapat memutuskan leverage mereka. Sebagai seorang trader, Anda harus selalu melakukan penilaian risiko dan melihat seberapa besar rasio leverage yang cocok untuk trading Anda.

Rilis Berita

Ketiga jenis pedagang harus diberitahu tentang rilis berita baik terjadwal atau tidak terjadwal. Anda juga harus memahami bagaimana mereka akan mempengaruhi pasar. Siaran berita ini dapat dikaitkan dengan konferensi pers bank sentral, keputusan suku bunga, atau pengumuman ekonomi apa pun. Apa pun itu, Anda perlu melakukan beberapa penyesuaian pada rencana perdagangan Anda.